salah apa q ini, hingga nasibku jadi seperti ini...di satu sisi aku ingin berada dekat dengan nenek dan kakek ku, karena dari kecil aku tlah terbiasa hidup dengannya. bukan waktu yang singkat aku tinggal bersama mereka, selama 17 tahun aku berada didekat mereka dan tinggal dengan mereka. hidup ku terasa damai, canda dan tawa selalu mengiringgi langkah ku. hingga saat yang paling aku takutkan datang, saat dimana aku harus pergi meninggalkan nenek dan kakek...
ya... aku meninggalkan mereka karena aku harus kulia dan itu berarti aku harus tinggal bersama orang" itu. 1 2 3 bulan aku merasa sangat kesepian tanpa kakek nenek begitu pula dengan mereka. hingga nenek ku pun sakit.
sebagai seorang cucu yang selama 17 tahun dibesarkan, tak tega aku rasanya mellihat kondisi itu, ingin ku mengajak mereka tinggal bersamaku namun apa daya salah 1 diantara mereka tak menyukai kehadiran kakek nenekku, dan keadaan ini benar" menyiksaku. di satu sisi aku tak sampai hati meninggalkan dan membiarkan kakek nenek q dengan wajah yang semakin keriput itu tinggal berdua dan kondisi nenek q yang sakit. tp disisi lain aku juga tak berdaya karena aku harus menuruti kemauan orang itu.
pernah disuatu saat aku nekat membawa kakek nenek ku tinggal bersama ku, namaun yang ada nenek kakek ku tak betah karena setiap hari harus melihat muka masam dari orang itu. apakah orang itu tak ingat dengan jasa kakek nenek ku?? apakah orang itu termasuk kacang lupa kulitnya?? yta.. sepertinya julukan kacang lupa kulitnya adalah hal yang pantas untuk orang itu. dan harta yang telah membuatnya seperti itu. Astafirullah hal adzim.. tolong sadarkan lah orang itu. bila memang sadarnya orang itu harus memakan korban, aku rela menjadi korbannya. dan jagalah kakek dan nenek ku sepanjang hayatnya Ya Allah...amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar